Sponsored

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Total Tayangan Halaman

Tampilkan postingan dengan label Menyusui. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Menyusui. Tampilkan semua postingan

Kol Meredakan Bangkak Payudara Ibu Menyusui

Jumat, 04 April 2014

kol
*gambar dari sini
Dua hari pascamelahirkan lewat operasi caesar, payudara saya terbendung ASI. Jangan tanya rasanya, bayangkan Mommies membawa 2 batu kali yang besar di dada ditambah rasa sakit dan linu setiap kali kedua tangan digerakkan. Duh, saat itu saya sampai menangis, berhubung si kecil masih belajar menyusu, jadi isapannya masih malu-malu kucing.

Suster di rumah sakit menyarankan saya agar memompa ASI dan menampungnya, alhasil jadilah saya ibu perah meskipun ada bayi di samping saya.  Hasil perahan saya sedikit sekali saat itu (maklumlah saya belum terampil memerah ASI), sedangkan supply sangat banyak. Bendungan ASI pun tidak bisa dihindari.

Suster yang merawat saya sampai terkaget-kaget melihat payudara saya membengkak terbendung ASI. Suster kemudian melakukan perawatan payudara pada saya. Urrghh…  sakit rasanya, payudara saya yang dalam kondisi membatu diurut-urut, kompres dingin dan hangat bergantian tidak banyak membantu menghilangkan rasa sakit. Jadilah saya menolak diurut lagi. Lebih baik tangan saya keriput, semalaman mengompres hangat kedua payudara bergantian, dibanding harus diurut dalam keadaan membatu.  Selain sakitnya yang tidak tahan, ternyata juga bisa membuat trauma jaringan payudara.

Alhasil saya kompres bergantian kedua payudara sambil berharap datang keajaiban agar ASI yang membatu ini bisa segera mencair dengan kompres hangat semalaman.  Esok harinya, jreng jreng…!  Nggak mempan sama sekali!  Huhu… tambah kencanglah saya menangis. Bagaimana ini?  Secara saya ibu baru dan ini pengalaman pertama saya menyusui tapi malah disambut payudara membatu akibat bendungan ASI.

Jadilah suami saya tercinta meminta bantuan dari klinik laktasi yang ada di rumah sakit tempat saya melahirkan. Voila… saya dapat advice yang tidak ternilai harganya (ceileh…).  Suster dari klinik laktasinya T. O. P. B. G. T. Saya (sebetulnya bukan saya) disuruh beli sayur kol segar (mentah) terus dikupas menyerupai bentuk payudara. Cuci bersih, lalu masukkan ke dalam freezer selama 15 menit.

Setelah kol mengeras, keluarkan dari freezer dan pasang di payudara kemudian pakai bra. Sambil menunggu si kol ini matang di payudara (Bener loh… saking panasnya payudara yang membatu, si kol ini matang dengan sendirinya. Mommies bayangkan saja, sayuran kol matang yang biasanya ada di kelompok makanan siomay – lembek maksudnya :D), Mommies bisa melakukan aktivitas lain, tidak ada lagi rasa nyeri tiap menggerakkan tangan, karena si kol yang dingin ini punya sifat analgesik alias meredakan rasa sakit.

Lantas betapa lama si kol ini nempel di payudara?  Ya, sampai terasa basah dan lembek, setelah itu baru deh lakukan breastcare (perawatan payudara)  seperti biasanya. Setelah saya baca beberapa buku, ternyata kompres dingin dengan kol ini, memiliki efek analgesik sehingga saat payudara kita diurut/ pijat (salah satu tahapan breastcare) tidak ada lagi rasa sakit yang saya alami seperti saat diurut oleh suster di rumah sakit.

Alhamdulillah, 4 hari pascamelahirkan, payudara saya sudah tidak membendung lagi ditambah juga si kecil sudah pandai menyusu.

Terima kasih kol…  :)
Read more ...

Seberapa Sering Ibu Harus Memberi ASI?

Kamis, 02 Februari 2012

image KOMPAS.com - Adakah batasan bagi seorang ibu, seberapa sering ia boleh memberikan ASI  kepada buah hatinya? Kalau ada, berapa kali dan berapa lama dalam sehari? Pertanyaan-pertanyaan seperti ini mungkin sering muncul dan disampaikan oleh orang tua kepada dokter.
Sebenarnya, tidak ada batasan seberapa lama atau sering seorang ibu harus menyusui bayinya. Pada awalnya, bayi akan disusui sekitar setiap dua sampai tiga jam. Pada masa awal ini, bayi biasanya akan menghisap selama 5-20 menit pada setiap payudara, bisa lebih cepat atau lebih lama tergantung keinginan bayi.
Bayi anda mungkin hanya ingin menyusu pada satu payudara dan setelah itu tertidur. Hal itu bukanlah masalah. Pada sesi menyusui berikutnya, upayakan untuk menyusu pada payudara yang satu lagi. Gunakan peniti pada bra untuk mengingat payudara mana yang terakhir. Jika bayi anda ingin menyusui dari dua payudara, berikanlah. Tidak perlu dijadwal, kapanpun bayi meminta berikanlah.
Perlu diingat, lambung bayi yang baru lahir itu kecil sekali. Akibatnya, mereka meminum ASI sedikit demi sedikit, dan sering (karena ASI sangat mudah dicerna dan diserap). Oleh karena itu, biarkanlah bayi mengatur kapan mereka mau menyusui. Tidak ada kata “jarak antar minum terlalu sebentar”, karena saat bayi mengatur asupan ASI mereka, payudara akan mengatur produksi ASI secara otomatis.

Jarak antar minum setidaknya 45 menit adalah cukup normal untuk bayi yang baru lahir. Lambat laun, jarak antar minum ini akan bertambah jarang dengan tumbuhnya bayi, hingga 2-3 jam sekali. Namun, sewaktu waktu, ada saatnya bayi mengalami lonjakan pertumbuhan (growth spurts), selama kira-kira 2-3 hari.

Growth spurts
seringkali terjadi usia 3 minggu, 6 minggu, 3 bulan, dan 6 bulan. Saat itu, bayi akan membutuhkan lebih banyak ASI dari sebelumnya, sehingga dia akan meminta lebih sering bahkan setiap setengah jam, selama 2-3 hari itu. Tetapi hal itu tak menjadi soal, turuti saja kemauan bayi seberapa seringnya pun, karena payudara anda akan beradaptasi dengan membuat ASI lebih banyak lagi.
Setelah beberapa hari, jarak antar menyusui akan menjadi lebih jarang kembali. Intinya, kalau menangis, segera berikan ASI!

Read more ...

Tips Membeli Bra Untuk Menyusui

Kamis, 26 Januari 2012

image Ingin membeli bra menyusui? Yuk simak tip berikut ini.

1. Waktu terbaik untuk membeli bra menyusui adalah selama pertengahan hingga akhir dari kehamilan atau ketika sebelum kehamilan jika bra yang anda gunakan sebelumnya tidak nyaman lagi digunakan.
2. Belilah bra menyusui yang memberikan anda kenyamanan selama kehamilan dan ada tempat di bra anda untuk menggunakan lapisan yang bermanfaat ketika anda menyusui.
3. Ketika memutuskan untuk membeli bra menyusui yakinkan anda dapat dengan mudah melepaskan dan memasangkan 'penutup' atau dapat dengan mudah membuka lapisan dengan satu tangan.
4. Jika anda memiliki ukuran payudara besar, yakinkan bra yang anda pilih memberikan cukup support kepada payudara anda. Hindari sakit punggung akibat tidak nyamannya bra anda menopang payudara anda.
5. Jika anda merencanakan akan sering memompa ASI anda, sebaiknya anda pertimbangkan untuk membeli bra menyusui yang sesuai dengan sistem pompa yang anda gunakan.
Beberapa tips dalam mengenakan bra menyusui :
1. Mungkin anda menginginkan kenyamanan dalam mengenakan bra menyusui sewaktu malam hari. Maka pilihlah bra menyusui yang sangat nyaman dan tidak memiliki 'kawat'.
2. Jika anda menemukan bra menyusui anda terlalu ketat pada bagian pundak, maka pertimbangkan untuk membeli bra yang memiliki tali ekstra panjang.
3. Ikutilah petunjuk pencucian bra anda. Tentu anda tidak ingin bra menyusui anda cepat rusak bukan?
Beberapa tips untuk moms yang harus diketahui :
1. Yakinkan anda membeli bra menyusui yang mudah direnggangkan sesuai ukuran tubuh anda dan mudah untuk membuka lapisan penutupnya. Coba dikenakan dan cobalah untuk dapat melepaskannya dalam satu tangan.
2. Ketika payudara anda terus membesar selama kehamilan, maka ini waktu yang terbaik untuk menggantinya dengan bra menyusui yang pas.
3. Belilah paling tidak satu bra menyusui yang sangat cantik untuk membuat perasaan anda lebih bahagia
4. Selalu persiapkan bra menyusui cadangan untuk berjaga-jaga seandainya bra anda basah.


Sumber:
www.breastfeeding.com

Read more ...

Voucher iklan autosubmit iklan murah
Voucher iklan autosubmit iklan murah

Entri kesehatan ter-Populer